Akhir Nasib TPS Liar Limo Depok

Struktur Organisasi

Warga di Limo, Depok, telah lama mengalami masalah dengan tempat pembuangan sampah liar yang meresahkan. Akhirnya, TPS liar tersebut ditutup!

Menyadari adanya protes warga terhadap TPS liar Limo yang telah berlangsung lama, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Depok akhirnya mengambil tindakan dengan menutup TPS tersebut.

Kepada para wartawan, Kadis LHK Kota Depok Abdul Rahman mengatakan bahwa TPS liar di Limo telah ditutup untuk pembuangan sampahnya. Alhamdulillah, ini merupakan kabar baik bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Menurut sumber ini, truk sampah dari Depok harus dibawa ke TPA Cipayung. Namun, DLH Depok menolak untuk menerima truk sampah dari luar daerah.

“Kami telah menghapus hampir 18 tumpukan sampah di luar Depok untuk mencegah masuknya ke kota,” dia menjelaskan.

Abdul meminta warga untuk lebih sadar mengenai sampah yang dihasilkan di rumah tangga. Salah satu solusi yang disarankan adalah dengan membuat biopori organik untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.

Pemerintah Dinas DlHK mengimbau warga di Depok untuk berupaya mengurangi sampah, terutama dari tingkat rumah tangga. Untuk mencapai tujuan ini, kami mendorong Bapak-Ibu, Adik-adik, Kakak-kakak, Cang-Cing, dan Nyak-Babe untuk membuat biopori organik. Kami telah menetapkan standar pembuatan biopori organik yang mudah diikuti oleh semua.